Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Joe Taslim Ingin Lebih Banyak Adu Hantam di Mortal Kombat

    May 9, 2026

    Ilmuwan Ungkap Benua Afrika Terbelah Lebih Cepat, Tak Bisa Dihentikan

    May 9, 2026

    VIDEO: Minyakita Langka dan Mahal, Warga Mulai Mengeluh

    May 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • News
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram
    My ShopMy Shop
    • News
    • Politik
    • LHKPN
    • Ekonomi
    • Timeless
    My ShopMy Shop
    Home»Uncategorized»Fakta-fakta Kasus Pelecehan Santriwati di Ponpes Pati
    Uncategorized

    Fakta-fakta Kasus Pelecehan Santriwati di Ponpes Pati

    adminBy adminMay 9, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email


    Daftar Isi



    Jakarta, CNN Indonesia —

    Polisi akhirnya berhasil menangkap Kiai Anshari (AS), pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Pati, Jawa Timur yang diduga mencabuli dan memerkosa sejumlah santriwati.

    Sebelumnya, predator seksual tersebut sempat mangkir dari pemeriksaan polisi yang diagendakan awal pekan ini.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi membenarkan penangkapan dilakukan setelah tersangka berencana melarikan diri ke luar kota.

    “Sudah [ditangkap],” ujar Jaka seperti dikutip dari detikJateng, Kamis (7/5).





    Berikut fakta-fakta kasus pelecehan seksual di ponpes Pati tersebut sejauh ini.

    1. Pelaku adalah pendiri pondok pesantren

    Ashari merupakan pendiri sekaligus pengasuh pondok pesantren yang berada di Kabupaten Pati. AS sudah ditetapkan sebagai tersangka.

    Kasus itu terungkap setelah ada korban yang buka suara atas perlakuan tak senonoh dari pendiri yang juga pengasuh ponpes di Pati tersebut.

    2. Kasus sudah dilaporkan sejak 2024

    Kasus dugaan kekerasan seksual ini sebenarnya telah dilaporkan sejak September 2024. Namun, kasus baru kembali ramai dan mendapat perhatian publik luas sejak akhir April hingga awal Mei 2026.

    Polisi lalu memanggilnya untuk diperiksa sebagai tersangka pada awal pekan ini. Namun, tersangka mangkir tanpa keterangan.

    Akhirnya, tersangka berhasil ditangkap polisi, setelah sebelumnya sempat kabur ke sejumlah daerah mulai dari Bogor, Jakarta, hingga Solo.

    3. Korban diduga mencapai puluhan santriwati

    Ashari diduga melakukan pelecehan seksual terhadap puluhan santriwati.

    Kuasa hukum korban, Ali Yusron mengungkap, dugaan pemerkosaan yang menimpa santriwati itu terjadi dalam kurun waktu 2024-2026.

    Kala itu, dia mengatakan, hanya ada 8 orang yang melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian. Namun, ia menduga ada lebih dari 30 santriwati yang ikut menjadi korban.

    4. Pelaku mendoktrin korban

    Korban didoktrin bahwa seorang santri harus selalu mengikuti kata guru demi menyerap ilmu.

    “Modus operandi mendoktrin korban bahwa murid itu harus ikut apa kata guru agar murid dapat menyerap ilmu dari guru. Ini doktrin yang disampaikan oleh guru kepada korban,” ujar Kapolresta Pati Kombes Jaka Wahyudi dalam konferensi pers, Kamis (7/5).

    Doktrin itu diduga diberikan Ashari untuk memuluskan aksi tak senonohnya kepada korban. Dari hasil penyelidikan, terungkap Ashari telah melakukan perbuatan tercela itu sebanyak 10 kali kepada korban.

    5. Ponpes berdiri sejak 2021

    Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati Ahmad Syaiku mengatakan, Ashari mendirikan ponpes yang berada di Kecamatan Tologowungu itu pada 2021 lalu.

    Ahmad mengatakan, ponpes itu memiliki 252 santri, yang di antaranya terdiri dari 112 santriwati.

    6. Pesantren ditutup

    Kementerian Agama telah menutup pondok pesantren tersebut. Ahmad mengatakan, telah memberikan tiga keputusan atas kejadian dugaan pencabulan itu.

    “Alhamdulillah tanggal 5 kemarin di hari Selasa kemarin, izin ponpes TQ sudah dinyatakan dicabut,” ujar Ahmad, dalam konferensi pers, Kamis (7/5).

    Meski demikian, Ahmad tetap menjamin keberlanjutan pembelajaran bagi para santri di ponpes tersebut. Sejak dipulangkan pada 2 dan 3 Mei lalu, seluruh santri mengikuti pembelajaran daring.

    “Insya Allah nanti pada hari Selasa minggu depan, semuanya akan kami adakan asesmen untuk santri dalam rangka nanti untuk menentukan ini mau pindah ke pondok mana, ke madrasah mana,” tambah Ahmad.

    (lid/asr)


    Add

    as a preferred
    source on Google









    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    admin
    • Website

    Related Posts

    Joe Taslim Ingin Lebih Banyak Adu Hantam di Mortal Kombat

    May 9, 2026

    Ilmuwan Ungkap Benua Afrika Terbelah Lebih Cepat, Tak Bisa Dihentikan

    May 9, 2026

    VIDEO: Minyakita Langka dan Mahal, Warga Mulai Mengeluh

    May 9, 2026

    Begini Cara Daftar Masuk Raudhah di Masjid Nabawi

    May 9, 2026

    Persija vs Persib: Pusaran “Butterfly Effect” Persaingan Juara Liga

    May 9, 2026

    AS Bombardir Depot Rudal-Markas Intelijen usai Deklarasi Setop Perang

    May 9, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Joe Taslim Ingin Lebih Banyak Adu Hantam di Mortal Kombat

    By adminMay 9, 2026

    Jakarta, CNN Indonesia — Joe Taslim tak akan sungkan untuk menampilkan kemampuannya dalam bertarung dalam…

    Ilmuwan Ungkap Benua Afrika Terbelah Lebih Cepat, Tak Bisa Dihentikan

    May 9, 2026

    VIDEO: Minyakita Langka dan Mahal, Warga Mulai Mengeluh

    May 9, 2026

    Begini Cara Daftar Masuk Raudhah di Masjid Nabawi

    May 9, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Joe Taslim Ingin Lebih Banyak Adu Hantam di Mortal Kombat

    May 9, 2026

    Ilmuwan Ungkap Benua Afrika Terbelah Lebih Cepat, Tak Bisa Dihentikan

    May 9, 2026

    VIDEO: Minyakita Langka dan Mahal, Warga Mulai Mengeluh

    May 9, 2026

    Begini Cara Daftar Masuk Raudhah di Masjid Nabawi

    May 9, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    About Us
    About Us

    Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

    We're accepting new partnerships right now.

    Email Us: info@example.com
    Contact: +1-320-0123-451

    Our Picks

    Ferry Kadi, Sosok Low Profile di Balik Besarnya Bisnis Bauksit

    May 8, 2026

    Pilu Pegawai BRI Sumut, Mengaku Diberhentikan Saat Sakit. Layangkan Surat ke OJK dan DPRD

    May 8, 2026

    The Essential Back-to-Work Style Guide for Women

    January 14, 2020
    New Comments
      Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
      • News
      • Politik
      • LHKPN
      • Ekonomi
      • Timeless
      © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.