Jakarta, CNN Indonesia —
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan dalam sebuah wawancara yang disiarkan pada Minggu (10/5) bahwa hanya butuh dua minggu untuk menyerang “setiap target” di Iran.
AFP memberitakan, dalam wawancara dengan jurnalis independen Sharyl Attkisson, yang direkam pekan lalu, Trump menambahkan bahwa republik Islam itu “telah dikalahkan secara militer.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia juga menyebut NATO sebagai “macan kertas” dan menuduh sekutu Washington gagal membantu kampanye melawan Teheran.
Komentar tersebut muncul ketika Iran dilaporkan telah menanggapi proposal terbaru AS tentang mengakhiri konflik. AS dan Israel mulai menyerang Iran pada 28 Februari, sementara saat ini sedang gencatan senjata.
“Mereka telah dikalahkan secara militer. Dalam pikiran mereka sendiri, mungkin mereka tidak tahu itu. Tapi saya pikir mereka tahu,” kata Trump dalam wawancara tersebut, sebelum menambahkan: “Itu tidak berarti mereka sudah selesai.”
Ia menyatakan militer AS dapat “melanjutkan selama dua minggu lagi dan menyerang setiap target. Kami memiliki target tertentu yang kami inginkan, dan kami mungkin telah menyelesaikan 70 persennya, tetapi kami memiliki target lain yang mungkin dapat kami serang.”
“Tetapi bahkan jika kita tidak melakukan itu, Anda tahu, itu hanya akan menjadi sentuhan akhir,” kata Trump.
Mengenai NATO, ia mengatakan aliansi tersebut “telah terbukti sebagai macan kertas. Mereka tidak ada di sana untuk membantu.”
(fea)
Add

as a preferred
source on Google

