Jakarta, CNN Indonesia —
Tanggapan Iran terhadap proposal Amerika Serikat (AS) untuk mengakhiri perang telah dikirim melalui mediator Pakistan.
Al Jazeera melaporkan berdasarkan pemberitaan kantor berita negara Iran, IRNA, pada Minggu (10/5), bahwa menurut rencana yang diusulkan, tahap pertama negosiasi akan fokus pada pengakhiran permusuhan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut reporter Al Jazeera, Kamal Hyder, di Islamabad, Pakistan telah mengkonfirmasi penerimaan tanggapan Iran.
“Pihak Pakistan mengkonfirmasi bahwa mereka telah menerima tanggapan Iran terhadap proposal AS,” katanya.
“Sekarang Pakistan telah menerimanya, penting untuk melihat kapan tanggapan itu dikomunikasikan ke Amerika Serikat, dan kemudian melihat reaksi dari Washington,” ujar dia.
Sebelumnya Wall Street Journal melaporkan AS dan Iran bakal melanjutkan negosiasi damai pekan depan di Pakistan. Selain itu dikatakan kedua negara sedang menggodok nota kesepahaman yang berisi 14 poin.
Draf ini disebut mencakup pembahasan tentang program nuklir Iran, ketegangan di Selat Hormuz, serta kemungkinan penanganan persediaan uranium Iran yang telah diperkaya.
“Jika negosiasi lancar, periode awal satu bulan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan bersama,” demikian menurut laporan tersebut, seperti dikutip Anadolu Agency.
Sejak gencatan senjata pada 8 April, pembicaraan damai AS dan Iran belum mencapai kesepakatan. Gencatan senjata terus diperpanjang namun belum ada kepastian perang berakhir.
(fea)
Add

as a preferred
source on Google

