Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Peradi Profesional Dikukuhkan, Dorong Standar Baru Profesi Advokat

    May 8, 2026

    Premi Baru Sun Life Melonjak 41 Persen di Kuartal I 2026

    May 8, 2026

    Garudayaksa FC Bertekad Juara Championship dan Patahkan Rekor PSS

    May 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • News
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram
    My ShopMy Shop
    • News
    • Politik
    • LHKPN
    • Ekonomi
    • Timeless
    My ShopMy Shop
    Home»Uncategorized»Modus Perbaikan Nilai, Dosen PNUP Makassar Diduga Lecehkan 3 Mahasiswi
    Uncategorized

    Modus Perbaikan Nilai, Dosen PNUP Makassar Diduga Lecehkan 3 Mahasiswi

    adminBy adminMay 8, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email



    Jakarta, CNN Indonesia —

    Salah seorang oknum dosen Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) Makassar, Sulawesi Selatan, inisial IS diduga melakukan pelecehan terhadap tiga mahasiswi dengan modus untuk perbaikan nilai mata kuliahnya.

    “Kasus ini bermula ketika kami, teman-teman BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) mengunjungi salah satu organisasi kemahasiswaan di kampus. Muncul salah satu saksi mengatakan, ada itu kasus pelecehan, salah satu korban dari Jurusan Akuntansi,” kata Presiden BEM PNUP Makassar Hendra Saputra kepada wartawan di Makassar, Jumat (8/5), dikutip dari Antara.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Setelah mendapat kabar tersebut, pengurus Bidang Advokasi BEM mencari kebenaran berkaitan dugaan tersebut, hanya saja tidak ada pelaporan yang masuk. Kendati demikian, pihak BEM mencoba mencari informasi ihwal kejadian pelecehan tersebut.

    “Kami mencoba mencari tahu apakah benar memang si dosen ini selaku pelaku. Ternyata kami mencari tahu, ada tiga korban yang berani bicara dengan dasar BEM menjamin kerahasiaan korban, tidak membeberkan identitasnya,” tutur Hendra.





    Kejadian pelecehan saat korban mahasiswi ini hendak memperbaiki nilainya. Namun jadwal dipisah antara pukul 08.00 WITA dan pukul 10.00 WITA. Namun, ada kekhawatiran korban sehingga saling kontak untuk datang bersamaan.

    Namun, ujian perbaikan nilai berlangsung, keduanya dipisah ruangan, yakni ruangan A dan B dengan dalih tidak saling nyotek. Terduga pelaku ini, kata Hendra, mulai melancarkan aksinya mendekati dan merangkul korban agar lebih dekat dengannya.

    “Dari keterangan korban, katanya dia (terduga) memegang kepalanya (korban) melihat area tubuh mahasiswi dengan tidak pantas, melotot begitu. Menarik kepalanya, merangkul si korban, lalu menarik kepalanya hingga kayak menyentuh perut. Dia tarik supaya dekat, korban menolak tapi dipaksa,” ucapnya.

    Dugaan kuat kasus pelecehan mahasiswi ini sudah berlangsung lama, bahkan angkatan seniornya pernah menyebut diperlakukan seperti itu, hanya saja baru para korban ini berani bicara.

    Atas laporan korban, pihak BEM melaporkan perilaku dosen itu ke Satuan tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) pada 13 April 2026. Selanjutnya, diminta tiga korban untuk diwawancara secara tertutup dan menjamin kerahasiaan identitasnya pada 15 April 2026.

    “Kami lapor ke Satgas bahwa ada tindakan dugaan kekerasan dan pelecehan mahasiswa, karena saya merasa hal ini tidak bisa dianggap enteng. Setelah prosesnya berjalan, sampai tanggal 20 April terbit surat rekomendasi dari Satgas, lalu diteruskan ke pimpinan kampus,” katanya.

    Satgas PPKS memberikan batasan waktu lima hari kepada pimpinan kampus untuk mengeluarkan surat keputusan. Keputusan rekomendasinya, pada 20 April 2026 bersangkutan dinonaktifkan, hanya saja BEM baru menerima SK tersebut pada 4 Mei 2026.

    Saksi administrasi dijatuhkan yakni penurunan pangkat dan tidak diberikan tunjangan, hanya menerima gaji pokok. Putusan itu direspons BEM PNUP, saksi seharusnya dipecat agar tidak terjadi kejadian berulang. Direktur PNUP diharapkan memberi informasi kepada Kemenristek Dikti agar kasus ini ditindaklanjuti.

    Dikonfirmasi terpisah, Ketua Satgas PPKS PNUP Makassar Andi Musdariah belum memberikan keterangan terkait kelanjutan kasus tersebut. Ia menyampaikan sedang menghadiri acara dan mengarahkan untuk menghubungi humas.

    “Saya lagi ada kegiatan, nanti coba hubungi humas untuk bisa difasilitasi wawancara dengan pejabat terkait,” katanya singkat saat dihubungi wartawan perihal kasus tersebut.

    (fra/antara/fra)


    Add

    as a preferred
    source on Google





    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    admin
    • Website

    Related Posts

    Peradi Profesional Dikukuhkan, Dorong Standar Baru Profesi Advokat

    May 8, 2026

    Premi Baru Sun Life Melonjak 41 Persen di Kuartal I 2026

    May 8, 2026

    Garudayaksa FC Bertekad Juara Championship dan Patahkan Rekor PSS

    May 8, 2026

    Persipura Gagal ke Super League, Suporter Ricuh hingga Mobil Terbakar

    May 8, 2026

    Ratusan WNA di Batam Ditangkap Terkait Penipuan Online

    May 8, 2026

    Westlife Sendiri yang Minta Stadion Utama GBK untuk Konser 25 Tahun

    May 8, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Peradi Profesional Dikukuhkan, Dorong Standar Baru Profesi Advokat

    By adminMay 8, 2026

    Jakarta, CNN Indonesia — Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADI Profesional) resmi dikukuhkan lewat pelantikan pengurus di…

    Premi Baru Sun Life Melonjak 41 Persen di Kuartal I 2026

    May 8, 2026

    Garudayaksa FC Bertekad Juara Championship dan Patahkan Rekor PSS

    May 8, 2026

    Modus Perbaikan Nilai, Dosen PNUP Makassar Diduga Lecehkan 3 Mahasiswi

    May 8, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Peradi Profesional Dikukuhkan, Dorong Standar Baru Profesi Advokat

    May 8, 2026

    Premi Baru Sun Life Melonjak 41 Persen di Kuartal I 2026

    May 8, 2026

    Garudayaksa FC Bertekad Juara Championship dan Patahkan Rekor PSS

    May 8, 2026

    Modus Perbaikan Nilai, Dosen PNUP Makassar Diduga Lecehkan 3 Mahasiswi

    May 8, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    About Us
    About Us

    Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

    We're accepting new partnerships right now.

    Email Us: info@example.com
    Contact: +1-320-0123-451

    Our Picks

    Ferry Kadi, Sosok Low Profile di Balik Besarnya Bisnis Bauksit

    May 8, 2026

    Pilu Pegawai BRI Sumut, Mengaku Diberhentikan Saat Sakit. Layangkan Surat ke OJK dan DPRD

    May 8, 2026

    The Essential Back-to-Work Style Guide for Women

    January 14, 2020
    New Comments
      Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
      • News
      • Politik
      • LHKPN
      • Ekonomi
      • Timeless
      © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.