Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rakernas dan Rapimnas I SOKSI Hasilkan Rekomendasi Strategis untuk Golkar dan Bangsa

    May 16, 2026

    Buka Rapimnas dan Rakernas Soksi, Misbakhun: Jawa Barat Lumbung Suara Golkar

    May 15, 2026

    Kuasa Hukum Luruskan Framing Negatif terhadap Ahmad Dedi dalam Kasus Suap Bea Cukai

    May 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • News
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram
    My ShopMy Shop
    • News
    • Politik
    • LHKPN
    • Ekonomi
    • Timeless
    My ShopMy Shop
    Home»Uncategorized»DPR Desak Kampus Nonaktifkan Dosen Penasehat Yayasan Daycare Aresha
    Uncategorized

    DPR Desak Kampus Nonaktifkan Dosen Penasehat Yayasan Daycare Aresha

    adminBy adminApril 30, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    [ad_1]


    Jakarta, CNN Indonesia —

    Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayanti meminta kampus menonaktifkan dosen yang menjadi penasehat yayasan tempat penitipan anak atau Daycare Little Aresha di Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

    Menurutnya, langkah itu harus diambil sebagai langkah antisipasi jika yang bersangkutan terbukti terlibat dalam kasus kekerasan di Daycare Little Aresha, karena akan ada proses hukum yang dijalani.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    “Akan lebih baik secepat mungkin dinonaktifkan kalau memang tersangka, tapi tentu saja ada proses hukum,” kata Esti dalam keterangan tertulis, Kamis (30/4).

    Esti mengatakan tenaga pendidik maupun tokoh yang terlibat dalam kasus kekerasan seharusnya mendapat tambahan hukuman.





    “Hukuman sanksi terhadap tenaga pendidik maupun tokoh berpengaruh bisa tiga kali lipat dari sanksi yang diberikan kepada umum yang tidak paham,” katanya.

    “Jika memang ada keterlibatan dosen atau tenaga pendidik di balik kasus ini, kami akan lakukan pembahasan di Komisi X DPR,” imbuh dia.

    Esti mengatakan penanganan kasus kekerasan Daycare Little Aresha tidak boleh berhenti pada proses hukum semata, tetapi juga harus memastikan pemulihan korban secara menyeluruh.

    “Korban mengalami kekerasan fisik maupun mental yang cukup serius. Bahkan ada yang sudah sangat nampak dampak traumanya. Termasuk secara fisik ada dampak pada korban yang tidak tumbuh kembangnya tidak sesuai,” kata dia.

    Esti mengaku menerima pengaduan dari para orang tua korban pada Rabu (29/4).

    Sejumlah orang tua korban menyampaikan langsung kondisi anak-anak mereka. Banyak anak dilaporkan mengalami gangguan kesehatan seperti pneumonia, bronkitis, infeksi kulit (gatal), infeksi saluran kemih (ISK), hingga stunting dan keterlambatan tumbuh kembang.

    “Kondisi ini diduga akibat selama berada di daycare anak-anak tidak mendapatkan asupan gizi yang memadai, mengalami dehidrasi, serta ditempatkan di ruang yang lembap, sempit, dan tidak layak,” kata Esti.

    Menurut Esti, para orang tua pun berharap agar seluruh video yang beredar di media sosial dapat segera diturunkan (take down).

    “Karena dinilai sangat mengganggu kondisi psikologis orang tua maupun mental anak-anak. Sebab tidak sedikit respons dari publik yang justru memperparah keadaan melalui perundungan di ruang digital,” kata dia.

    Universitas Gadjah Mada (UGM) sebelumnya membenarkan penasehat yayasan tempat penitipan anak atau Daycare Little Aresha di Umbulharjo, Kota Yogyakarta yakni Cahyaningrum Dewojati merupakan salah satu dosen aktif di kampusnya.

    Nama dan foto Cahyaningrum sebagai penasehat Little Aresha sebelumnya tersebar di media sosial.

    “Terkait dengan informasi yang menyebutkan bahwa Penasihat Yayasan Daycare Little Aresha Yogyakarta merupakan salah satu dosen di perguruan tinggi kami, dapat kami sampaikan bahwa yang bersangkutan benar merupakan dosen aktif yang terlibat dalam pengelolaan daycare tersebut dalam kapasitas pribadi,” kata Juru Bicara UGM, I Made Andi Arsana dalam keterangannya, Senin (27/4).

    Oleh karenanya, Made Andi bilang, UGM sebagai institusi tidak memiliki relasi apa pun dengan Yayasan Daycare Little Aresha.

    Polisi pun telah menetapkan 13 orang sebagai tersangka dalam dugaan tindak kekerasan di tempat penitipan anak atau daycare Little Aresha.

    “Menetapkan 13 orang tersangka sementara, terdiri dari satu kepala yayasan, satu kepala sekolah, dan sebelas orang pengasuh,” kata
    Kapolresta Yogyakarta, Kombes Eva Guna Pandia.

    (fra/yoa/fra)


    Add

    as a preferred
    source on Google





    [Gambas:Video CNN]



    [ad_2]

    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    admin
    • Website

    Related Posts

    Kasi Penindakan Impor I Ditjen Bea Cukai Diduga Terima Suap Blueray

    May 7, 2026

    Presiden FA Palestina Ungkap Alasan Tak Salami Israel di Hadapan FIFA

    May 7, 2026

    KPK Ingatkan Jangan Ada Pihak yang Intervensi Sidang Kasus Bea Cukai

    May 7, 2026

    BRI KPR Take Over Ringankan Cicilan Rumah dengan Tenor Hingga 25 Tahun

    May 7, 2026

    Indosat Bersiap Ikut Lelang Frkuensi 700 MHz dan 2,6 GHz

    May 7, 2026

    Keindahan Lautan Pink Bunga Shibazakura Bermekaran di Kaki Gunung Fuji

    May 7, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Rakernas dan Rapimnas I SOKSI Hasilkan Rekomendasi Strategis untuk Golkar dan Bangsa

    By adminMay 16, 2026

    Bandung – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Depinas SOKSI…

    Buka Rapimnas dan Rakernas Soksi, Misbakhun: Jawa Barat Lumbung Suara Golkar

    May 15, 2026

    Kuasa Hukum Luruskan Framing Negatif terhadap Ahmad Dedi dalam Kasus Suap Bea Cukai

    May 9, 2026

    Ferry Kadi, Sosok Low Profile di Balik Besarnya Bisnis Bauksit

    May 8, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Rakernas dan Rapimnas I SOKSI Hasilkan Rekomendasi Strategis untuk Golkar dan Bangsa

    May 16, 2026

    Buka Rapimnas dan Rakernas Soksi, Misbakhun: Jawa Barat Lumbung Suara Golkar

    May 15, 2026

    Kuasa Hukum Luruskan Framing Negatif terhadap Ahmad Dedi dalam Kasus Suap Bea Cukai

    May 9, 2026

    Ferry Kadi, Sosok Low Profile di Balik Besarnya Bisnis Bauksit

    May 8, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    About Us
    About Us

    Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

    We're accepting new partnerships right now.

    Email Us: info@example.com
    Contact: +1-320-0123-451

    Our Picks

    Ferry Kadi, Sosok Low Profile di Balik Besarnya Bisnis Bauksit

    May 8, 2026

    Pilu Pegawai BRI Sumut, Mengaku Diberhentikan Saat Sakit. Layangkan Surat ke OJK dan DPRD

    May 8, 2026

    The Essential Back-to-Work Style Guide for Women

    January 14, 2020
    New Comments
      Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
      • News
      • Politik
      • LHKPN
      • Ekonomi
      • Timeless
      © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.