Jakarta, CNN Indonesia —
Mobil listrik Wuling Binguo dilaporkan terbakar saat parkir di area pemukiman di Xuancheng, Provinsi Anhui pada periode libur Hari Buruh di China. Sejauh ini belum ada penjelasan resmi dari Wuling, tetapi penyebab kebakaran diduga thermal runway.
Berdasarkan keterangan pemilik kendaraan yang dikutip media China, mobil diparkir dan terkunci sejak 08.00 pagi. Pemilik menyatakan kendaraan tidak sedang mengisi daya dan tidak digunakan sekitar tiga jam sebelum asap muncul pada 11.20 di area roda depan kiri dan kompartemen depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saksi mata lantas menghubungi layanan darurat setelah melihat asap keluar dari kendaraan.
Petugas pemadam kebakaran yang datang berhasil memadamkan api, namun foto-foto yang beredar di media sosial China memperlihatkan kendaraan mengalami kerusakan parah, dengan bagian kabin dan struktur depan hampir habis terbakar api.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Car News China menjelaskan pemilik kendaraan mengaku mobil tidak mengalami modifikasi dan baru-baru ini tidak terlibat kecelakaan. Pemilik juga mengklaim uang tunai, dokumen, dan barang pribadi di dalam kendaraan ikut hangus terbakar.
Muncul spekulasi terkait kemungkinan thermal runaway pada baterai atau kegagalan sistem kelistrikan, mengingat suhu udara yang tinggi selama periode libur Hari Buruh. Namun hingga kini belum ada kesimpulan resmi dari hasil investigasi.
Thermal runway adalah situasi peningkatan suhu yang menyebabkan lebih banyak energi terlepas sehingga meningkatkan suhu lebih tinggi lagi yang tak terkendali.
Pada baterai mobil listrik, ini bisa disebabkan satu sel baterai bermasalah kemudian menyebar ke sel lain sehingga menimbulkan reaksi berantai.
Panas ekstrem dan asap hitam bisa muncul dalam kondisi thermal runway hingga menghancurkan apapun yang ada di dekatnya.
Kasus mobil listrik Wuling terbakar sebetulnya bukan kali pertama terjadi. Di Indonesia misalnya, sempat heboh Wuling Air EV tiba-tiba terbakar di Jalan Soekarno Hatta arah Moh Toha, Bandung, Jawa Barat, pada Juli 2025.
Kondisi terakhir, mobil terlanjur ludes terbakar meski api berhasil dipadamkan oleh petugas.
Kasus lainnya adalah saat mobil listrik diduga merek Wuling tengah melalukan isi daya dan kemudian terjadi ledakan yang menyambar thinner hingga api membesar dan melahap rumah pada Desember 2025.
Kejadian ini tak hanya menghanguskan rumah dan mobil, tetapi juga menewaskan lima orang.
(ryh/fea)
Add

as a preferred
source on Google

