Jakarta, CNN Indonesia —
Atlet panjat tebing putri Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, meraih medali perunggu nomor speed putri World Climbing Series 2026 di Wujiang, China, Minggu (10/5).
Medali perunggu itu didapat Desak Made Rita setelah mengalahkan Natalia Kalucka dari Polandia dalam perebutan medali.
Pada final peringkat ketiga itu, Desak Made Rita jadi yang tercepat mencatatkan waktu 6,17 detik, sementara Natalia menorehkan 6,39 detik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Desak harus memperebutkan medali perunggu seri Wujiang ini setelah kalah dari kembaran Natalia, Aleksandra Kalucka pada babak semifinal.
Di semifinal speed putri, Desak Made Rita mencatatkan waktu 6,33 detik, sedangkan Aleksandra lebih cepat dengan 6,09 detik.
Medali emas World Climbing Series Wujiang 2026 jadi milik Aleksandra Kalucka yang mengalahkan Elizaveta Ivanova dari Rusia. Di final Aleksandra membukukan waktu 6,12 detik, sedangkan Ivanova 7,62 detik.
Sementara di sektor speed putra, Indonesia gagal menyumbang medali. Perjuangan atlet speed putra Indonesia dalam World Climbing Series Wujiang 2026 gugur di babak semifinal.
Veddriq Leonardo yang menghadapi wakil Amerika Serikat, Samuel Watson, mengalami fall. Sementara Watson mencatatkan waktu 4,72 detik.
Atlet Indonesia lain, Raharjati Nursamsa juga fall pada babak perempat final saat menghadapi atlet tuan rumah, Jianguo Long, yang mencatatkan waktu 4,72 detik.
Medali emas speed putra World Climbing Series Wujiang 2026 diraih Yicheng Zhao (4,61 detik) yang mengalahkan Jianguo Long (5,63 detik).
(sry/nva)
Add

as a preferred
source on Google

