{"id":5533,"date":"2026-05-07T07:36:44","date_gmt":"2026-05-07T07:36:44","guid":{"rendered":"https:\/\/breakingnews4you.com\/index.php\/2026\/05\/07\/bri-kpr-take-over-ringankan-cicilan-rumah-dengan-tenor-hingga-25-tahun\/"},"modified":"2026-05-07T07:36:44","modified_gmt":"2026-05-07T07:36:44","slug":"bri-kpr-take-over-ringankan-cicilan-rumah-dengan-tenor-hingga-25-tahun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/breakingnews4you.com\/index.php\/2026\/05\/07\/bri-kpr-take-over-ringankan-cicilan-rumah-dengan-tenor-hingga-25-tahun\/","title":{"rendered":"BRI KPR Take Over Ringankan Cicilan Rumah dengan Tenor Hingga 25 Tahun"},"content":{"rendered":"<p><br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>                            <!-- S: Table Of Content--><br \/>\n                                                        <!-- E: Table Of Content--><\/p>\n<p>                            <strong>Jakarta, CNN Indonesia<\/strong> &#8212; <\/p>\n<p>Kredit Pemilikan Rumah (KPR) kerap dipandang sebagai komitmen jangka panjang yang berjalan tetap hingga lunas. Padahal, kondisi finansial seseorang dapat berubah seiring waktu, mulai dari peningkatan pendapatan, kebutuhan keluarga yang bertambah, hingga perubahan situasi ekonomi.<\/p>\n<p>Maka dari itu, evaluasi terhadap KPR yang sedang berjalan menjadi langkah yang relevan dilakukan. Nasabah dapat mempertimbangkan kembali apakah skema cicilan saat ini masih sesuai dengan kondisi keuangan dan kebutuhan jangka panjang.<\/p>\n<p>Salah satu opsi yang kini semakin banyak dipertimbangkan adalah <em>take over<\/em> KPR. Skema ini memungkinkan nasabah memindahkan fasilitas kredit dari bank sebelumnya ke bank lain yang menawarkan program lebih kompetitif dan fleksibel.<\/p>\n<p><!-- s: parallax --> <\/p>\n<div class=\"paradetail\" style=\"clear: both; margin-bottom: 24px;background-color:#F8F8F8; height: 650px;\">\n<p class=\"para_caption\" style=\"display:block;font-size: 9px;color: rgba(0, 0, 0, 0.55);position: relative;margin:5px;text-align: center;left: 0px;right: 0px;letter-spacing: 0.7px;\">&#13;<br \/>\nADVERTISEMENT&#13;\n<\/p>\n<p class=\"para_caption\" style=\"display:block;font-size: 9px;color: rgba(0, 0, 0, 0.55);position: relative;margin: 0px;text-align: center;left: 0px;right: 0px;letter-spacing: 0.7px;\">&#13;<br \/>\nSCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#13;\n<\/p>\n<\/div>\n<p><!-- e: parallax --><\/p>\n<p>Dalam perencanaan keuangan, besaran cicilan ideal umumnya berada di kisaran 30 persen dari penghasilan bulanan. Ketika porsinya terlalu besar, ruang untuk kebutuhan lain seperti tabungan, investasi, hingga dana darurat bisa ikut tertekan.<\/p>\n<p>Melalui evaluasi KPR, nasabah dapat menata kembali arus kas agar lebih sehat dan terencana. Langkah ini juga membuka peluang memperoleh tenor yang lebih panjang atau cicilan yang lebih ringan sesuai kemampuan finansial saat ini.<\/p>\n<p><!-- s: static_detail --><center>&#13;<br \/>\n&#13;<br \/>\n<\/center><!-- e: static_detail --><\/p>\n<p>BRI menghadirkan solusi melalui program BRI KPR Take Over yang dirancang untuk membantu nasabah mengoptimalkan cicilan rumah. Program ini menawarkan suku bunga kompetitif dengan berbagai pilihan skema yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.<\/p>\n<p>&#8220;Banyak nasabah tidak menyadari bahwa KPR yang sedang berjalan bisa dioptimalkan kembali. Melalui BRI KPR Take Over, nasabah dapat menyesuaikan cicilan dengan kondisi finansial saat ini agar lebih efisien dan terencana,&#8221; bunyi keterangan tertulis, Kamis (7\/5).<\/p>\n<table align=\"center\" class=\"pic_artikel_sisip_table\">\n<tbody>\n<tr>\n<td>\n<div class=\"pic_artikel_sisip\" align=\"center\">\n<div class=\"pic\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/akcdn.detik.net.id\/community\/media\/visual\/2026\/05\/07\/bri-1778138588334.jpeg?w=468\" alt=\"BNR BRI\" title=\"BRI\"\/>Foto: Arsip BRI<\/div>\n<\/div>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Di samping menawarkan bunga kompetitif, BRI KPR Take Over juga memberikan fleksibilitas tenor hingga 25 tahun. Dengan tenor yang lebih panjang, nasabah memiliki ruang lebih luas untuk mengatur pengeluaran bulanan tanpa mengganggu kebutuhan finansial lainnya.<\/p>\n<p>BRI juga menyediakan opsi tambahan dana atau <em>top up<\/em> yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan lain tanpa harus mengajukan pinjaman baru. Fasilitas ini dapat menjadi alternatif bagi nasabah yang membutuhkan tambahan pembiayaan secara lebih praktis.<\/p>\n<p>Keuntungan lain yang ditawarkan adalah bebas biaya provisi dan administrasi. Skema tersebut membuat proses pengalihan KPR menjadi lebih ringan sejak tahap awal pengajuan.<\/p>\n<p>&#8220;Take over KPR bukan sekadar memindahkan pinjaman ke bank lain, tetapi juga bagian dari strategi mengelola keuangan jangka panjang,&#8221; tegas keterangan tersebut.<\/p>\n<p>Langkah evaluasi KPR dinilai semakin relevan, terutama bagi profesional, pasangan muda, maupun keluarga mapan yang ingin menjaga stabilitas keuangan di tengah kebutuhan yang terus berkembang. Dengan skema yang lebih sesuai, nasabah dapat mengalokasikan dana untuk kebutuhan lain seperti pendidikan, investasi, maupun dana darurat.<\/p>\n<p>Mengelola KPR tidak hanya berkaitan dengan membayar cicilan tepat waktu, tetapi juga memastikan skema pembiayaan tetap sejalan dengan kondisi finansial terkini. Karena itu, evaluasi KPR dapat menjadi bagian dari perencanaan keuangan yang lebih sehat dan berkelanjutan.<\/p>\n<p><span style=\"color: #ff0000;\"><a href=\"https:\/\/www.cnnindonesia.com\/outboundlinks?url=http%3A%2F%2Fbbri.id%2Fkprtakeover\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow\"><span style=\"color: #ff0000;\">BRI KPR Take Over<\/span><\/a><\/span>\u00a0menjadi salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan bagi nasabah yang ingin memperoleh cicilan lebih efisien sekaligus menjaga fleksibilitas keuangan jangka panjang. Program ini berlangsung hingga 30 Juni 2026, informasi lebih lanjut dapat menghubungi <span style=\"color: #ff0000;\"><a href=\"https:\/\/www.cnnindonesia.com\/outboundlinks?url=https%3A%2F%2Fwa.me%2F6281150017017%3Ftext%3DHalo%2C%2520saya%2520tertarik%2520untuk%2520mengambil%2520program%2520KPR%2520BRI\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow\"><span style=\"color: #ff0000;\">layanan berikut<\/span><\/a><\/span>.<\/p>\n<p> <strong>(rir)<\/strong><br \/>\n                            <a href=\"https:\/\/www.cnnindonesia.com\/outboundlinks?url=https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/www.cnnindonesia.com\" target=\"_blank\" class=\"border border-black-light3 rounded-md flex gap-2 items-center w-fit p-2 my-6\" dtr-evt=\"detail artikel\" dtr-sec=\"google preferred source\" dtr-act=\"google preferred source\" onclick=\"_pt(this)\"><br \/>\n    <svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"24px\" height=\"32px\" viewbox=\"-3 0 262 262\" preserveaspectratio=\"xMidYMid\" fill=\"#000000\">\n        <g id=\"SVGRepo_bgCarrier\" stroke-width=\"0\"\/>\n        <g id=\"SVGRepo_tracerCarrier\" stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\"\/>\n        <g id=\"SVGRepo_iconCarrier\">\n            <path d=\"M255.878 133.451c0-10.734-.871-18.567-2.756-26.69H130.55v48.448h71.947c-1.45 12.04-9.283 30.172-26.69 42.356l-.244 1.622 38.755 30.023 2.685.268c24.659-22.774 38.875-56.282 38.875-96.027\" fill=\"#4285F4\"\/>\n            <path d=\"M130.55 261.1c35.248 0 64.839-11.605 86.453-31.622l-41.196-31.913c-11.024 7.688-25.82 13.055-45.257 13.055-34.523 0-63.824-22.773-74.269-54.25l-1.531.13-40.298 31.187-.527 1.465C35.393 231.798 79.49 261.1 130.55 261.1\" fill=\"#34A853\"\/>\n            <path d=\"M56.281 156.37c-2.756-8.123-4.351-16.827-4.351-25.82 0-8.994 1.595-17.697 4.206-25.82l-.073-1.73L15.26 71.312l-1.335.635C5.077 89.644 0 109.517 0 130.55s5.077 40.905 13.925 58.602l42.356-32.782\" fill=\"#FBBC05\"\/>\n            <path d=\"M130.55 50.479c24.514 0 41.05 10.589 50.479 19.438l36.844-35.974C195.245 12.91 165.798 0 130.55 0 79.49 0 35.393 29.301 13.925 71.947l42.211 32.783c10.59-31.477 39.891-54.251 74.414-54.251\" fill=\"#EB4335\"\/>\n        <\/g>\n    <\/svg><br \/>\n    <span class=\"text-xs font-medium text-black\"> Add <span class=\"inline-flex items-center\"><br \/>\n            <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.cnnindonesia.com\/cnnid\/images\/logo.png?v=12.3.4\" alt=\"\" class=\"w-[14px]\"\/><br \/>\n        <\/span> as a preferred <br \/>source on Google <\/span><br \/>\n    <span><br \/>\n        <svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"12\" height=\"12\" viewbox=\"0 0 12 12\" fill=\"none\">\n            <path d=\"M10.8333 6.66667H6.66667V10.8333C6.66667 11.2917 6.29167 11.6667 5.83333 11.6667C5.375 11.6667 5 11.2917 5 10.8333V6.66667H0.833333C0.375 6.66667 0 6.29167 0 5.83333C0 5.375 0.375 5 0.833333 5H5V0.833333C5 0.375 5.375 0 5.83333 0C6.29167 0 6.66667 0.375 6.66667 0.833333V5H10.8333C11.2917 5 11.6667 5.375 11.6667 5.83333C11.6667 6.29167 11.2917 6.66667 10.8333 6.66667Z\" fill=\"black\"\/>\n        <\/svg><br \/>\n    <\/span><br \/>\n<\/a><\/p>\n<p>                            <!-- s:banner newstag --><\/p>\n<p><!-- \/4905536\/CNN_desktop\/cnn_ekonomi\/newstag --><\/p>\n<p><!-- <\/div>\n\n --><\/p>\n<p><!--  --><br \/>\n                            <!-- e:banner newstag --><\/p>\n<p>                            <!-- s:fokus  --><\/p>\n<p>                            <!-- e:fokus  --><\/p><\/div>\n<p><script>\n    !function(f,b,e,v,n,t,s){if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n    n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};if(!f._fbq)f._fbq=n;\n    n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n    t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window,\n    document,'script','\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n    fbq('init', '1047303935301449');\n    fbq('track', \"PageView\");\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.cnnindonesia.com\/ekonomi\/20260507133154-625-1356147\/bri-kpr-take-over-ringankan-cicilan-rumah-dengan-tenor-hingga-25-tahun\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, CNN Indonesia &#8212; Kredit Pemilikan Rumah (KPR) kerap dipandang sebagai komitmen jangka panjang yang berjalan tetap hingga lunas. Padahal, kondisi finansial seseorang dapat berubah seiring waktu, mulai dari peningkatan pendapatan, kebutuhan keluarga yang bertambah, hingga perubahan situasi ekonomi. Maka dari itu, evaluasi terhadap KPR yang sedang berjalan menjadi langkah yang relevan dilakukan. Nasabah dapat<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5534,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":{"0":"post-5533","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-uncategorized"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/breakingnews4you.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5533","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/breakingnews4you.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/breakingnews4you.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/breakingnews4you.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/breakingnews4you.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5533"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/breakingnews4you.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5533\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/breakingnews4you.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5534"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/breakingnews4you.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5533"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/breakingnews4you.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5533"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/breakingnews4you.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5533"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}