{"id":5111,"date":"2026-05-04T19:02:25","date_gmt":"2026-05-04T19:02:25","guid":{"rendered":"https:\/\/breakingnews4you.com\/index.php\/2026\/05\/04\/warming-tea-blend-racikan-teh-untuk-redakan-gejala-menstruasi\/"},"modified":"2026-05-04T19:02:25","modified_gmt":"2026-05-04T19:02:25","slug":"warming-tea-blend-racikan-teh-untuk-redakan-gejala-menstruasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/breakingnews4you.com\/index.php\/2026\/05\/04\/warming-tea-blend-racikan-teh-untuk-redakan-gejala-menstruasi\/","title":{"rendered":"Warming Tea Blend, Racikan Teh untuk Redakan Gejala Menstruasi"},"content":{"rendered":"<p><br \/>\n<\/p>\n<div wp_automatic_readability=\"123.30210772834\">\n<p>                            <!-- S: Table Of Content--><br \/>\n                                                        <!-- E: Table Of Content--><\/p>\n<p>                            <strong>Jakarta, CNN Indonesia<\/strong> &#8212; <\/p>\n<p>Nyeri saat\u00a0<span style=\"color: #ff0000;\"><strong><a href=\"https:\/\/www.cnnindonesia.com\/tag\/menstruasi\" target=\"_blank\"><span style=\"color: #ff0000;\">menstruasi<\/span><\/a><\/strong><\/span> merupakan pengalaman umum bagi banyak perempuan. Ada yang hanya merasa tidak nyaman, tapi tak sedikit juga yang harus menahan kram hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.<\/p>\n<p>Di tengah kondisi ini, berbagai cara dilakukan untuk meredakan keluhan, mulai dari obat, kompres hangat, hingga <span style=\"color: #ff0000;\"><strong><a href=\"https:\/\/www.cnnindonesia.com\/tag\/herbal\" target=\"_blank\"><span style=\"color: #ff0000;\">minuman herbal<\/span><\/a><\/strong><\/span>.<\/p>\n<p><!-- s: parallax --><!-- <center>\n\n<!-- cnn - desktop - 300x250 (detail) --><br \/>\n<!-- \n\n<\/center> --><\/p>\n<div class=\"paradetail\" style=\"clear: both; margin-bottom: 24px;background-color:#F8F8F8; height: 650px;\" wp_automatic_readability=\"7\">\n<p class=\"para_caption\" style=\"display:block;font-size: 9px;color: rgba(0, 0, 0, 0.55);position: relative;margin:5px;text-align: center;left: 0px;right: 0px;letter-spacing: 0.7px;\">&#13;<br \/>\nADVERTISEMENT&#13;\n<\/p>\n<p class=\"para_caption\" style=\"display:block;font-size: 9px;color: rgba(0, 0, 0, 0.55);position: relative;margin: 0px;text-align: center;left: 0px;right: 0px;letter-spacing: 0.7px;\">&#13;<br \/>\nSCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#13;\n<\/p>\n<\/div>\n<p><!-- e: parallax --><\/p>\n<p>Salah satu yang kini mulai dilirik adalah <em>tea blend<\/em>, racikan teh dengan bahan tertentu yang dipercaya bisa membantu tubuh lebih rileks saat menstruasi.<\/p>\n<p>Konsep ini diperkenalkan dalam Press Conference Comfort Made Together: Building a Supportive World Around Menstruation with Laurier bersama Luna dari House of Tea, Jakarta, Selasa (21\/4).<\/p>\n<p><!-- s: static_detail --> <!-- e: static_detail --><\/p>\n<p>Menurut Luna, setiap perempuan memiliki pengalaman menstruasi yang berbeda, baik dari sisi siklus, tingkat nyeri, maupun perubahan emosi. Karena itu, pendekatan untuk meredakannya juga tidak bisa disamaratakan.<\/p>\n<p>Salah satu cara yang bisa dicoba adalah menjadikan minum teh sebagai cara menenangkan diri bukan sekadar kebiasaan.<\/p>\n<p>&#8220;Setiap teh dan <em>ingredients<\/em> (komposisi) itu punya manfaat yang berbeda-beda. Membuat dan menikmati <em>tea <\/em><em>blend\u00a0<\/em>bisa jadi ritual untuk menenangkan diri, lebih nyaman, dan lebih relaks,&#8221; ujar Luna.<\/p>\n<p>Mulai dari proses menyeduh, menghirup aroma, hingga menikmati teh hangat, semua bisa membantu tubuh dan pikiran lebih tenang di tengah rasa tidak nyaman saat menstruasi.<\/p>\n<p>Salah satu racikan yang diperkenalkan adalah <em>warming tea blend<\/em>, yang dirancang untuk membantu meredakan kram perut saat menstruasi.<\/p>\n<p>Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat <em>warming tea blend<\/em>, sebagai berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>oolong tea<\/li>\n<li>jahe<\/li>\n<li>chamomile<\/li>\n<li>serai (lemongrass)<\/li>\n<li>kayu manis (cinnamon)<\/li>\n<\/ul>\n<p>Setiap bahan memiliki fungsi yang saling melengkapi. Jahe memberikan efek hangat yang membantu meredakan kram, chamomile membantu relaksasi, sementara kayu manis dan serai memberi aroma yang menenangkan.<\/p>\n<p>&#8220;Tujuannya supaya saat menstruasi, rasa kram di perut bisa sedikit mereda karena ada efek hangat,&#8221; jelas Luna.<\/p>\n<p><em>Tea blend<\/em> ini bisa dibuat sendiri di rumah dengan cara yang cukup praktis. Oolong tea digunakan sebagai dasar, lalu ditambahkan bahan lain sesuai takaran dan selera.<\/p>\n<p>Setelah dicampur, seduh dengan air panas dan diamkan sekitar satu menit sebelum diminum. Satu racikan bisa diseduh hingga dua sampai tiga kali. Namun, Luna mengingatkan pentingnya memahami karakter setiap bahan agar racikan tetap seimbang.<\/p>\n<p>&#8220;Jangan sampai bahannya kontradiktif. Misalnya <em>black tea<\/em> yang sifatnya lebih kuat dicampur dengan chamomile yang relaksasi, itu bisa kurang seimbang,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Selain membantu meredakan nyeri fisik, <em>tea blend<\/em> juga bisa memberi efek pada kondisi emosional. Perubahan hormon saat menstruasi sering membuat suasana hati lebih sensitif, mudah lelah, atau cepat tersinggung.<\/p>\n<p>Dalam kondisi ini, minuman hangat dengan bahan yang tepat bisa membantu tubuh lebih rileks. Misalnya <em>chamomile<\/em> dikenal memiliki efek menenangkan yang bisa membantu mengurangi ketegangan dan membuat suasana hati lebih stabil.<\/p>\n<p>&#8220;Ini bisa membantu menurunkan emosi supaya kita lebih <em>calm down<\/em>,&#8221; kata Luna.<\/p>\n<p>Jika tidak menyukai salah satu bahan, racikan bisa disesuaikan. Jahe bisa ditambah untuk sensasi lebih hangat, atau <em>chamomile<\/em> dikurangi jika rasanya kurang cocok.<\/p>\n<p>Meski terasa sederhana,<em> tea blend<\/em> bisa menjadi salah satu cara alami untuk membantu menjalani masa menstruasi dengan lebih nyaman. Penting untuk diingat, cara ini bukan pengganti pengobatan medis, terutama jika nyeri menstruasi terasa berat atau tidak biasa.<\/p>\n<p> <strong>(anm\/fef)<\/strong><br \/>\n                            <a href=\"https:\/\/www.cnnindonesia.com\/outboundlinks?url=https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/www.cnnindonesia.com\" target=\"_blank\" class=\"border border-black-light3 rounded-md flex gap-2 items-center w-fit p-2 my-6\" dtr-evt=\"detail artikel\" dtr-sec=\"google preferred source\" dtr-act=\"google preferred source\" onclick=\"_pt(this)\"><br \/>\n    <svg width=\"24px\" height=\"32px\" viewbox=\"-3 0 262 262\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" preserveaspectratio=\"xMidYMid\" fill=\"#000000\">\n        <g id=\"SVGRepo_bgCarrier\" stroke-width=\"0\"\/>\n        <g id=\"SVGRepo_tracerCarrier\" stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\"\/>\n        <g id=\"SVGRepo_iconCarrier\">\n            <path d=\"M255.878 133.451c0-10.734-.871-18.567-2.756-26.69H130.55v48.448h71.947c-1.45 12.04-9.283 30.172-26.69 42.356l-.244 1.622 38.755 30.023 2.685.268c24.659-22.774 38.875-56.282 38.875-96.027\" fill=\"#4285F4\"\/>\n            <path d=\"M130.55 261.1c35.248 0 64.839-11.605 86.453-31.622l-41.196-31.913c-11.024 7.688-25.82 13.055-45.257 13.055-34.523 0-63.824-22.773-74.269-54.25l-1.531.13-40.298 31.187-.527 1.465C35.393 231.798 79.49 261.1 130.55 261.1\" fill=\"#34A853\"\/>\n            <path d=\"M56.281 156.37c-2.756-8.123-4.351-16.827-4.351-25.82 0-8.994 1.595-17.697 4.206-25.82l-.073-1.73L15.26 71.312l-1.335.635C5.077 89.644 0 109.517 0 130.55s5.077 40.905 13.925 58.602l42.356-32.782\" fill=\"#FBBC05\"\/>\n            <path d=\"M130.55 50.479c24.514 0 41.05 10.589 50.479 19.438l36.844-35.974C195.245 12.91 165.798 0 130.55 0 79.49 0 35.393 29.301 13.925 71.947l42.211 32.783c10.59-31.477 39.891-54.251 74.414-54.251\" fill=\"#EB4335\"\/>\n        <\/g>\n    <\/svg><br \/>\n    <span class=\"text-xs font-medium text-black\"> Add <span class=\"inline-flex items-center\"><br \/>\n            <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.cnnindonesia.com\/cnnid\/images\/logo.png?v=12.3.4\" alt=\"\" class=\"w-[14px]\"\/><br \/>\n        <\/span> as a preferred <br \/>source on Google <\/span><br \/>\n    <span><br \/>\n        <svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"12\" height=\"12\" viewbox=\"0 0 12 12\" fill=\"none\">\n            <path d=\"M10.8333 6.66667H6.66667V10.8333C6.66667 11.2917 6.29167 11.6667 5.83333 11.6667C5.375 11.6667 5 11.2917 5 10.8333V6.66667H0.833333C0.375 6.66667 0 6.29167 0 5.83333C0 5.375 0.375 5 0.833333 5H5V0.833333C5 0.375 5.375 0 5.83333 0C6.29167 0 6.66667 0.375 6.66667 0.833333V5H10.8333C11.2917 5 11.6667 5.375 11.6667 5.83333C11.6667 6.29167 11.2917 6.66667 10.8333 6.66667Z\" fill=\"black\"\/>\n        <\/svg><br \/>\n    <\/span><br \/>\n<\/a><\/p>\n<p>                            <!-- s:banner newstag --><br \/>\n                                                         <!-- e:banner newstag --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.cnnindonesia.com\/embed\/video\/1354853\" id=\"idautovideocnn\" class=\"embed autovideocnn\" dtr-evt=\"box aevp\" dtr-sec=\"box aevp\" dtr-act=\"box aevp\" dtr-ttl=\"https:\/\/www.cnnindonesia.com\/embed\/video\/1354853\" onclick=\"_pt(this)\">[Gambas:Video CNN]<br \/><\/a><\/p>\n<p>                            <!-- s:fokus  --><\/p>\n<p>                            <!-- e:fokus  --><\/p>\n<\/div>\n<p><script>\n    !function(f,b,e,v,n,t,s){if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n    n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};if(!f._fbq)f._fbq=n;\n    n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n    t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window,\n    document,'script','\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n    fbq('init', '1047303935301449');\n    fbq('track', \"PageView\");\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.cnnindonesia.com\/gaya-hidup\/20260421170134-262-1350478\/warming-tea-blend-racikan-teh-untuk-redakan-gejala-menstruasi\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, CNN Indonesia &#8212; Nyeri saat\u00a0menstruasi merupakan pengalaman umum bagi banyak perempuan. Ada yang hanya merasa tidak nyaman, tapi tak sedikit juga yang harus menahan kram hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Di tengah kondisi ini, berbagai cara dilakukan untuk meredakan keluhan, mulai dari obat, kompres hangat, hingga minuman herbal. &#13; ADVERTISEMENT&#13; &#13; SCROLL TO CONTINUE WITH<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5112,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":{"0":"post-5111","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-uncategorized"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/breakingnews4you.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5111","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/breakingnews4you.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/breakingnews4you.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/breakingnews4you.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/breakingnews4you.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5111"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/breakingnews4you.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5111\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/breakingnews4you.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5112"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/breakingnews4you.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5111"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/breakingnews4you.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5111"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/breakingnews4you.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5111"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}