{"id":4823,"date":"2026-05-03T02:04:57","date_gmt":"2026-05-03T02:04:57","guid":{"rendered":"https:\/\/breakingnews4you.com\/index.php\/2026\/05\/03\/wajah-lain-pasar-kerja-global-dan-tantangan-kualitas-pekerjaan\/"},"modified":"2026-05-03T02:04:57","modified_gmt":"2026-05-03T02:04:57","slug":"wajah-lain-pasar-kerja-global-dan-tantangan-kualitas-pekerjaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/breakingnews4you.com\/index.php\/2026\/05\/03\/wajah-lain-pasar-kerja-global-dan-tantangan-kualitas-pekerjaan\/","title":{"rendered":"Wajah Lain Pasar Kerja Global dan Tantangan Kualitas Pekerjaan"},"content":{"rendered":"<p><br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p>                            <!-- S: Table Of Content--><br \/>\n                                                        <!-- E: Table Of Content--><\/p>\n<p>                            <strong>Jakarta, CNN Indonesia<\/strong> &#8212; <\/p>\n<p>Organisasi Perburuhan Internasional (International Labour Organization\/<span style=\"color: #ff0000;\"><strong><a href=\"https:\/\/www.cnnindonesia.com\/tag\/ilo\"><span style=\"color: #ff0000;\">ILO<\/span><\/a><\/strong><\/span>) mengungkap kondisi pasar tenaga kerja global pada 2026 yang tampak stabil di permukaan, tetapi menyimpan persoalan mendasar terkait kualitas pekerjaan.<\/p>\n<p>Dalam laporan Employment and Social Trends 2026, tingkat pengangguran global diproyeksikan bertahan di angka 4,9 persen. Namun di balik itu, sekitar 284 juta pekerja masih hidup dalam kemiskinan ekstrem, serta lebih dari 2 miliar pekerja berada di sektor informal.<\/p>\n<p>ILO menilai stagnasi ini terjadi di tengah ketidakpastian ekonomi global, perlambatan pertumbuhan produktivitas, serta transformasi struktural yang berjalan lambat. Kondisi tersebut membuat penciptaan pekerjaan berkualitas tertinggal dibanding pertumbuhan ekonomi.<\/p>\n<p><!-- s: parallax --> <\/p>\n<div class=\"paradetail\" style=\"clear: both; margin-bottom: 24px;background-color:#F8F8F8; height: 650px;\">\n<p class=\"para_caption\" style=\"display:block;font-size: 9px;color: rgba(0, 0, 0, 0.55);position: relative;margin:5px;text-align: center;left: 0px;right: 0px;letter-spacing: 0.7px;\">&#13;<br \/>\nADVERTISEMENT&#13;\n<\/p>\n<p class=\"para_caption\" style=\"display:block;font-size: 9px;color: rgba(0, 0, 0, 0.55);position: relative;margin: 0px;text-align: center;left: 0px;right: 0px;letter-spacing: 0.7px;\">&#13;<br \/>\nSCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT&#13;\n<\/p>\n<\/div>\n<p><!-- e: parallax --><\/p>\n<p>Direktur Eksekutif Center of Economics and Law Studies (Celios)\u00a0Bhima Yudhistira Adhinegara\u00a0mengatakan kondisi ini menciptakan semacam &#8216;ilusi&#8217; penyerapan tenaga kerja.<\/p>\n<p>&#8220;Situasinya memang ada pekerja yang seolah terserap di pasar tenaga kerja, tapi sebagian besar beralih ke sektor informal. Ini menyebabkan kemiskinan struktural dan pertumbuhan pendapatan riil yang melambat,&#8221; ujar Bhima kepada<em> CNNIndonesia.com<\/em>, Rabu (29\/4).<\/p>\n<p><!-- s: static_detail --><center>&#13;<br \/>\n&#13;<br \/>\n<\/center><!-- e: static_detail --><\/p>\n<p>Ia menilai penurunan angka pengangguran terbuka tidak serta-merta mencerminkan perbaikan kualitas pasar kerja. Sebaliknya, saat ini banyak pekerjaan yang tersedia justru memiliki upah rendah, minim perlindungan, dan tanpa kepastian kerja.<\/p>\n<p>&#8220;Kalau tidak diatasi, statistik pengangguran terlihat menurun, tapi kualitas pekerjaan rendah-baik dari sisi upah, keselamatan kerja, maupun kepastian kerja. Apalagi pekerja informal umumnya tidak punya jenjang karier,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Ekonom Center of Reform on Economics (CORE)\u00a0Yusuf Rendy Manilet\u00a0menilai indikator pengangguran saja tidak cukup untuk menggambarkan kondisi riil pasar tenaga kerja.<\/p>\n<p>&#8220;Secara global terlihat stabil, tapi kalau masuk ke indikator yang lebih dalam, ada selisih besar antara pengangguran resmi dan jobs gap. Artinya banyak orang sebenarnya ingin bekerja, tapi tidak tercatat dalam statistik,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Menurut Yusuf, kondisi ini mencerminkan tingginya underutilization of labor, bukan sekadar pengangguran terbuka. Underutilization of labor adalah kondisi ketika tenaga kerja tidak dimanfaatkan secara optimal, meski mereka secara resmi tidak semuanya tercatat sebagai pengangguran. Sederhananya,\u00a0orangnya bekerja, tapi kerjanya tidak penuh atau tidak maksimal, misalkan karena jam kerja sedikit atau upah tak layak.<\/p>\n<p>Di saat yang sama, Yusuf\u00a0mengatakan dominasi sektor informal dan tingginya jumlah pekerja miskin menunjukkan lemahnya kualitas pekerjaan yang tersedia.<\/p>\n<p>Ia juga menyoroti perlambatan transformasi struktural, yakni perpindahan tenaga kerja dari sektor informal ke formal yang seharusnya mendorong produktivitas dan kenaikan upah.<\/p>\n<p>&#8220;Sekarang proses itu melambat. Artinya, ekonomi tetap tumbuh, tapi penciptaan pekerjaan berkualitas tidak optimal,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Dalam konteks Indonesia, kondisi ini dinilai berisiko menahan perbaikan struktur ekonomi. Yusuf memperingatkan potensi jebakan kelas menengah dari sisi pasar tenaga kerja.<\/p>\n<p>&#8220;Kita tidak lagi cukup kompetitif di sektor padat karya murah, tapi juga belum unggul di sektor berbasis teknologi dan keterampilan tinggi,&#8221; katanya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.cnnindonesia.com\/embed\/video\/1333077\" id=\"idvideocnn\" class=\"embed videocnn\">[Gambas:Video CNN]<\/a><\/p>\n<p> <strong>(lau\/pta)<\/strong><br \/>\n                            <a href=\"https:\/\/www.cnnindonesia.com\/outboundlinks?url=https:\/\/www.google.com\/preferences\/source?q=https:\/\/www.cnnindonesia.com\" target=\"_blank\" class=\"border border-black-light3 rounded-md flex gap-2 items-center w-fit p-2 my-6\" dtr-evt=\"detail artikel\" dtr-sec=\"google preferred source\" dtr-act=\"google preferred source\" onclick=\"_pt(this)\"><br \/>\n    <svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"24px\" height=\"32px\" viewbox=\"-3 0 262 262\" preserveaspectratio=\"xMidYMid\" fill=\"#000000\">\n        <g id=\"SVGRepo_bgCarrier\" stroke-width=\"0\"\/>\n        <g id=\"SVGRepo_tracerCarrier\" stroke-linecap=\"round\" stroke-linejoin=\"round\"\/>\n        <g id=\"SVGRepo_iconCarrier\">\n            <path d=\"M255.878 133.451c0-10.734-.871-18.567-2.756-26.69H130.55v48.448h71.947c-1.45 12.04-9.283 30.172-26.69 42.356l-.244 1.622 38.755 30.023 2.685.268c24.659-22.774 38.875-56.282 38.875-96.027\" fill=\"#4285F4\"\/>\n            <path d=\"M130.55 261.1c35.248 0 64.839-11.605 86.453-31.622l-41.196-31.913c-11.024 7.688-25.82 13.055-45.257 13.055-34.523 0-63.824-22.773-74.269-54.25l-1.531.13-40.298 31.187-.527 1.465C35.393 231.798 79.49 261.1 130.55 261.1\" fill=\"#34A853\"\/>\n            <path d=\"M56.281 156.37c-2.756-8.123-4.351-16.827-4.351-25.82 0-8.994 1.595-17.697 4.206-25.82l-.073-1.73L15.26 71.312l-1.335.635C5.077 89.644 0 109.517 0 130.55s5.077 40.905 13.925 58.602l42.356-32.782\" fill=\"#FBBC05\"\/>\n            <path d=\"M130.55 50.479c24.514 0 41.05 10.589 50.479 19.438l36.844-35.974C195.245 12.91 165.798 0 130.55 0 79.49 0 35.393 29.301 13.925 71.947l42.211 32.783c10.59-31.477 39.891-54.251 74.414-54.251\" fill=\"#EB4335\"\/>\n        <\/g>\n    <\/svg><br \/>\n    <span class=\"text-xs font-medium text-black\"> Add <span class=\"inline-flex items-center\"><br \/>\n            <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.cnnindonesia.com\/cnnid\/images\/logo.png?v=12.3.4\" alt=\"\" class=\"w-[14px]\"\/><br \/>\n        <\/span> as a preferred <br \/>source on Google <\/span><br \/>\n    <span><br \/>\n        <svg xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"12\" height=\"12\" viewbox=\"0 0 12 12\" fill=\"none\">\n            <path d=\"M10.8333 6.66667H6.66667V10.8333C6.66667 11.2917 6.29167 11.6667 5.83333 11.6667C5.375 11.6667 5 11.2917 5 10.8333V6.66667H0.833333C0.375 6.66667 0 6.29167 0 5.83333C0 5.375 0.375 5 0.833333 5H5V0.833333C5 0.375 5.375 0 5.83333 0C6.29167 0 6.66667 0.375 6.66667 0.833333V5H10.8333C11.2917 5 11.6667 5.375 11.6667 5.83333C11.6667 6.29167 11.2917 6.66667 10.8333 6.66667Z\" fill=\"black\"\/>\n        <\/svg><br \/>\n    <\/span><br \/>\n<\/a><\/p>\n<p>                            <!-- s:banner newstag --><\/p>\n<p><!-- \/4905536\/CNN_desktop\/cnn_ekonomi\/newstag --><\/p>\n<p><!-- <\/div>\n\n --><\/p>\n<p><!--  --><br \/>\n                            <!-- e:banner newstag --><\/p>\n<p>                            <!-- s:fokus  --><br \/>\n                            <!-- s: cb fokus --><\/p>\n<p><!-- e: cb fokus --><\/p>\n<p>                            <!-- e:fokus  --><\/p><\/div>\n<p><script>\n    !function(f,b,e,v,n,t,s){if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?\n    n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};if(!f._fbq)f._fbq=n;\n    n.push=n;n.loaded=!0;n.version='2.0';n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;\n    t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window,\n    document,'script','\/\/connect.facebook.net\/en_US\/fbevents.js');\n    fbq('init', '1047303935301449');\n    fbq('track', \"PageView\");\n    <\/script><br \/>\n<br \/><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.cnnindonesia.com\/ekonomi\/20260502191102-92-1354462\/wajah-lain-pasar-kerja-global-dan-tantangan-kualitas-pekerjaan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, CNN Indonesia &#8212; Organisasi Perburuhan Internasional (International Labour Organization\/ILO) mengungkap kondisi pasar tenaga kerja global pada 2026 yang tampak stabil di permukaan, tetapi menyimpan persoalan mendasar terkait kualitas pekerjaan. Dalam laporan Employment and Social Trends 2026, tingkat pengangguran global diproyeksikan bertahan di angka 4,9 persen. Namun di balik itu, sekitar 284 juta pekerja masih<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4824,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":{"0":"post-4823","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-uncategorized"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/breakingnews4you.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4823","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/breakingnews4you.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/breakingnews4you.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/breakingnews4you.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/breakingnews4you.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4823"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/breakingnews4you.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4823\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/breakingnews4you.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4824"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/breakingnews4you.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4823"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/breakingnews4you.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4823"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/breakingnews4you.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4823"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}