Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jadwal Timnas Indonesia vs Qatar di Piala Asia U-17 2026

    May 6, 2026

    Pembalap Malaysia Hakim Danish Lebih Jago dari Veda Ega di Le Mans

    May 6, 2026

    PCNU Pati Desak Tahan Pendiri Pesantren Predator Seks Santriwati

    May 6, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • News
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram
    My ShopMy Shop
    • News
    • Politik
    • LHKPN
    • Ekonomi
    • Timeless
    My ShopMy Shop
    Home»Uncategorized»Stop! Ini 7 Mitos Soal Sushi yang Tak Boleh Lagi Kamu Percaya
    Uncategorized

    Stop! Ini 7 Mitos Soal Sushi yang Tak Boleh Lagi Kamu Percaya

    adminBy adminMay 6, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email


    Daftar Isi



    Jakarta, CNN Indonesia —

    Sushi merupakan salah satu kuliner Jepang yang populer di banyak negara, termasuk Indonesia. Hidangan ini digemari karena rasanya yang segar, tampilannya menarik, dan pilihannya beragam.

    Namun, di balik kepopulerannya, masih banyak mitos sushi yang dipercaya begitu saja oleh banyak orang. Padahal, tidak semua anggapan tentang sushi itu benar.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Mitos seputar sushi

    Supaya tidak salah paham saat menikmati makanan Jepang ini, yuk kenali fakta di balik sejumlah mitos sushi berikut ini:

    1. Suhu nasi untuk sushi tidak penting

    Salah satu mitos sushi yang paling umum, yakni anggapan bahwa suhu nasi tidak berpengaruh. Faktanya, nasi untuk sushi atau shari justru harus disajikan dalam kondisi hangat.

    Suhu nasi memengaruhi cara cuka, gula, garam, dan bahan lain menyatu dengan butiran nasi.

    “Nasi sushi harus disajikan hangat dan hanya ada waktu yang sangat singkat di mana nasi tersebut akan tetap hangat,” kata koki Joel Hammond yang juga murid koki sushi legendaris, Masaharu Morimoto, seperti dikutip dari Tasting Table.

    2. Sushi bisa dibuat dengan jenis beras apa pun

    Banyak orang mengira beras jenis apa pun bisa dipakai untuk membuat sushi. Kenyataannya, sushi membutuhkan beras jenis tertentu, biasanya berbutir pendek, yang memiliki kandungan pati lebih tinggi, sehingga menghasilkan tekstur lengket dan kenyal.

    Jika memakai beras yang salah, bentuk sushi bisa mudah hancur dan rasa akhirnya juga berbeda. Jadi, tidak semua nasi cocok untuk menghasilkan sushi yang autentik.

    3. Wasabi hanya untuk menambah rasa

    In this picture taken on December 1, 2020, Japanese sushi master Toshiya Matsushita shreds fresh wasabi at his restaurant in Tokyo. - If you've eaten sushi, you might assume you've tried wasabi. But chances are it was an artificial version that Japanese growers say is a world away from their 'green gold'. (Photo by Charly TRIBALLEAU / AFP) / To go with AFP story Japan-food-agriculture-economy-health-virus, FOCUS by Mathias CENAFoto: AFP/CHARLY TRIBALLEAU
    Ilustrasi wasabi.

    Selama ini wasabi identik sebagai pelengkap sushi yang memberi sensasi pedas. Namun, wasabi justru digunakan untuk alasan keamanan makanan, bukan sekadar rasa.

    Wasabi mengandung senyawa antimikroba yang dapat membantu melawan beberapa jenis bakteri, bahkan memiliki fungsi antiparasit. Dalam tradisi sushi klasik, wasabi bahkan diletakkan langsung di antara nasi dan ikan.

    4. Omakase harus berisi sushi saja

    Omakase merupakan gaya bersantap Jepang yang mana para tamu restoran mempercayakan koki untuk menyusun hidangan. Secara harfiah, omakase sendiri artinya, “saya serahkan semuanya kepada Anda.”

    Jadi, omakase bertumpu pada pilihan koki dan tak selalu berkaitan dengan menu sushi. Menu omakase bisa beragam, seperti tempura, yakitori, wagyu panggang, atau hidangan tahu ringan.

    “Omakase dapat berisi berbagai macam hidangan dan lebih mendefinisikan gaya pelayanan,” kata Hammond.

    5. Sushi wajib dimakan dengan sumpit

    Tidak sedikit yang merasa harus memakai sumpit saat makan sushi agar terlihat “tepat”. Dalam banyak tradisi, sushi justru boleh dan bahkan lebih disarankan dimakan dengan tangan.

    “Meskipun paling umum menggunakan sumpit, saya merekomendasikan makan sushi dengan jari, agar keutuhan nigiri tetap terjaga,” ujar koki sushi Kwang Kim, dilansir CNET.

    6. Sushi selalu menggunakan ikan mentah

    Banyak pula yang menganggap sushi identik dengan ikan mentah, padahal tidak selalu demikian. Sushi modern sangat beragam, bahkan ada yang memakai sayuran, telur, ayam, atau sama sekali tanpa ikan.

    Menurut NDTV, yang membuat hidangan ini disebut sushi, yakni nasi yang dibumbui cuka, garam, dan gula. Jadi, sushi bukan soal ikan mentah semata, melainkan kombinasi rasa dan teknik penyajiannya.

    7. Sushi harus selalu dicelup ke soyu

    Sushi memang sering disajikan dengan soyu kecap asin, tetapi bukan berarti harus selalu dicelup. Ini juga termasuk mitos sushi yang perlu stop dipercaya. Jika sushi sudah terasa pas bumbunya, kamu tidak wajib menambahkan kecap asin.

    Hal yang sama berlaku untuk wasabi dan acar jahe atau gari. Semua kembali ke selera masing-masing. Tidak ada aturan mutlak yang mengharuskan semua pelengkap dipakai dalam setiap suapan.

    Itu dia daftar mitos seputar sushi. Memahami fakta di balik sushi bisa membuat pengalaman makan jadi lebih enak dan autentik. Selamat menikmati sushi!

    [Gambas:Video CNN]

    (rti)


    Add

    as a preferred
    source on Google









    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    admin
    • Website

    Related Posts

    Jadwal Timnas Indonesia vs Qatar di Piala Asia U-17 2026

    May 6, 2026

    Pembalap Malaysia Hakim Danish Lebih Jago dari Veda Ega di Le Mans

    May 6, 2026

    PCNU Pati Desak Tahan Pendiri Pesantren Predator Seks Santriwati

    May 6, 2026

    Barcelona Berpeluang Samai Rekor Real Madrid di El Clasico

    May 6, 2026

    2 WN China Bertopeng Messi Bobol Rumah Mewah Kosong Bogor, Gasak Rp1 M

    May 6, 2026

    VIDEO: SPPG Masuk Kampus, Apa Kata Mahasiswa?

    May 6, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    Jadwal Timnas Indonesia vs Qatar di Piala Asia U-17 2026

    By adminMay 6, 2026

    Jakarta, CNN Indonesia — Setelah menaklukkan China 1-0 pada laga pembuka Piala Asia U-17 2026, Timnas…

    Pembalap Malaysia Hakim Danish Lebih Jago dari Veda Ega di Le Mans

    May 6, 2026

    PCNU Pati Desak Tahan Pendiri Pesantren Predator Seks Santriwati

    May 6, 2026

    Barcelona Berpeluang Samai Rekor Real Madrid di El Clasico

    May 6, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Jadwal Timnas Indonesia vs Qatar di Piala Asia U-17 2026

    May 6, 2026

    Pembalap Malaysia Hakim Danish Lebih Jago dari Veda Ega di Le Mans

    May 6, 2026

    PCNU Pati Desak Tahan Pendiri Pesantren Predator Seks Santriwati

    May 6, 2026

    Barcelona Berpeluang Samai Rekor Real Madrid di El Clasico

    May 6, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    About Us
    About Us

    Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

    We're accepting new partnerships right now.

    Email Us: info@example.com
    Contact: +1-320-0123-451

    Our Picks

    The Essential Back-to-Work Style Guide for Women

    January 14, 2020

    How to Find the Best Pet Insurance for Your Dog

    January 14, 2020

    11 Japandi Style Home Decor Finds From Amazon

    January 14, 2020
    New Comments
      Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
      • News
      • Politik
      • LHKPN
      • Ekonomi
      • Timeless
      © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.