Jakarta, CNN Indonesia —
Meryl Streep menceritakan sedikit pengalamannya kembali menjadi Miranda Priestly setelah 20 tahun dalam The Devil Wears Prada 2, mulai kembali mengenakan aksesori orisinal film pertama hingga tersiksa dengan kostum tertentu.
Dalam film sekuel, Miranda Priestly dikisahkan masih menjabat sebagai Pemimpin Redaksi Runway di usianya yang 76 tahun, sama seperti usia Streep saat ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Secara fisik, dia berusia 76 tahun, bukan 56 tahun, jadi itu berbeda [dari versi film pertama],” kata Streep dalam catatan produksi The Devil Wears Prada 2 yang diakses CNNIndonesia.com.
“Rambutnya lebih sedikit. Orang yang telah menata rambut dan rias wajah saya selama 50 tahun, mendesain wig untuk film pertama, jadi kami mengambil wig asli itu dan membuang banyak rambut darinya dan menatanya ulang agar lebih rapi,” lanjutnya.
Menguasai karakter Miranda Priestly dengan sangat baik sejak 20 tahun lalu bukan berarti Meryl Streep tak butuh upaya dalam kembali memerankan karakter ikonis tersebut.
“Dengan bunion sekarang, begitulah cara saya kembali masuk ke karakternya,” kata Steep sambil tertawa. “Mengeluh dengan penuh kepedihan.”
“Aku tak percaya mereka membuat perempuan memakai itu 50 tahun yang lalu. Ya, kelihatannya halus atau apalah, tapi itu menyakitkan selama 16 jam sehari mengenakan itu!”
“Sejujurnya, [kembali jadi Miranda] itu tidak terlalu sulit, karena dia terasa seperti orang yang kukenal sepenuhnya. Hanya saja tidak menyenangkan menjadi dirinya, karena aku tidak seperti dia,” kata Streep.
Meryl Streep saat menjadi Miranda Priestly dalam The Devil Wears Prada (2006). (dok. Fox 2000 Pictures via IMDb) |
“Dan jadi, bagian-bagian dirinya yang diperlukan untuk peran itu, pengekangan, kekejaman yang tidak disengaja, kurangnya kelembutan dalam hubungannya dengan orang lain, itu rumit, tetapi mudah.”
Namun Meryl Streep mengakui dirinya juga harus melakukan sejumlah penyesuaian seiring dengan perubahan yang dialami pada karakter Miranda Priestly. Salah satunya adalah karena usia mereka yang makin menua.
“Dia mungkin sedikit lebih jahat seperti saya, karena seiring waktu, Anda memberikan pertimbangan yang jauh lebih sedikit pada apa yang Anda katakan,” katanya sambil tertawa.
“Dia [saat ini] sedikit lebih bebas, tetapi dia juga berada di posisi yang lebih genting di dunianya, dan dia menyadarinya. Namun, dia masih cerdik, dan dia masih menjaga kendali ketat atas dirinya sendiri dan timnya,” lanjutnya.
“Yang tidak berubah adalah selera kerjanya, untuk melakukan apa yang dia cintai dan apa yang dia kuasai dengan sangat baik.”
Sekuel The Devil Wears Prada (2006) ini akan mengikuti usaha pemimpin redaksi majalah Runway, Miranda Priestly yang diperankan Meryl Streep, di tengah industri media cetak yang sekarat di era digital.
Andy Sachs [Anne Hathaway] yang sudah menjadi jurnalis investigasi pemenang penghargaan kembali ke Runway setelah terkena lay off. Kali ini, dirinya kembali bukan sebagai asisten Miranda seperti 20 tahun lalu.
Miranda kemudian akan berhadapan dengan Emily Charlton (Emily Blunt), mantan asistennya yang kini menjadi pejabat tinggi sebuah grup mewah dengan dana iklan yang sangat dibutuhkan Miranda.
Dengan kisah tersebut, film ini akan berlatar 20 tahun setelah kejadian pada film pertama, di mana Andy Sachs baru lulus kuliah jurnalistik dan diterima sebagai asisten Miranda di dunia mode yang jauh dari karakter dan idealismenya.
Film yang naskahnya ditulis oleh Aline Brosh McKenna tersebut adalah adaptasi dari novel bertajuk sama karya Lauren Weisberger yang konon mengisahkan pengalaman pribadi penulis saat menjadi asisten pemimpin redaksi Vogue, Anna Wintour.
The Devil Wears Prada 2 tayang di Indonesia pada 29 Mei 2026 dan secara global pada 1 Mei 2026.
(end)
Add

as a preferred
source on Google


Meryl Streep saat menjadi Miranda Priestly dalam The Devil Wears Prada (2006). (dok. Fox 2000 Pictures via IMDb)