Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    VIDEO: Kemenlu: Tak Ada Korban Jiwa dalam Kecelakaan Bus Jemaah Haji

    April 30, 2026

    Kesal Dikritik Perangi Iran, Trump Mau Kurangi Tentara AS di Jerman

    April 30, 2026

    Polisi Ungkap Penyebab Kebakaran Apartemen Mediterania Jakbar

    April 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Demos
    • News
    • Buy Now
    Facebook X (Twitter) Instagram
    My ShopMy Shop
    • News
    • Politik
    • LHKPN
    • Ekonomi
    • Timeless
    My ShopMy Shop
    Home»Uncategorized»Tren Wisata Kini Bukan Banyak Tempat Dikunjungi, tapi Makna Perjalanan
    Uncategorized

    Tren Wisata Kini Bukan Banyak Tempat Dikunjungi, tapi Makna Perjalanan

    adminBy adminApril 30, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email



    Jakarta, CNN Indonesia —

    Tren industri pariwisata global kini mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya pelancong cenderung mengejar banyaknya destinasi yang dikunjungi, kini arah perjalanan berubah menuju kualitas pengalaman yang lebih personal dan bermakna.

    Perubahan ini disampaikan oleh Kitty Chandra, Vice President Business Development Golden Rama Tours & Travel. Menurutnya, wisatawan saat ini tidak lagi sekadar berburu tempat, melainkan mencari nilai dari setiap perjalanan yang dilakukan.

    “Jadi lebih mencari value ya. Bukan hanya sekadar banyaknya tempat dan sebagainya,” ujar Kitty dalam acara Temu Media di Jakarta beberapa waktu lalu.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Data internal Golden Rama mencatat lonjakan aktivitas perjalanan lebih dari 20 persen pada semester pertama 2026. Temuan ini sejalan dengan laporan studi McKinsey & Company yang menunjukkan perubahan preferensi wisatawan secara global.

    Lebih dari 70 persen pelancong kini menempatkan pengalaman sebagai prioritas utama, melampaui kepemilikan barang atau sekadar jumlah destinasi yang dikunjungi. Wisata pun tak lagi dilakukan secara impulsif.

    Perjalanan kini direncanakan lebih matang, dengan tujuan yang jelas dan makna yang ingin dicapai.

    “Kalau dulu traveler itu misalnya satu tahun beberapa kali bepergian, sekarang mereka lebih terencana, lebih mencari maknanya. Tujuan traveling itu untuk apa,” kata Kitty.

    Perubahan pola ini juga terlihat dari cara wisatawan menikmati destinasi. Meski negara seperti Jepang dan Korea Selatan tetap menjadi favorit, pelancong kini cenderung menetap lebih lama di satu tempat.

    Mereka ingin mengeksplorasi sisi lokal yang lebih autentik, bukan sekadar mengunjungi lokasi populer.

    Menurut Kitty, transformasi ini mulai menguat sejak meredanya pandemi COVID-19. Perjalanan kini dipandang sebagai sarana untuk refleksi diri, bukan sekadar rekreasi.

    Data menunjukkan, minat bepergian saat ini bahkan telah melampaui level sebelum pandemi. Pada 2024, pasar wisata internasional tumbuh sekitar 14 persen, sementara wisata domestik mencapai 20 persen. Memasuki 2025, pertumbuhan sektor ini mulai stabil di kisaran satu digit.

    “Di 2025 sendiri, secara global ada peningkatan, tapi lebih stabil. Internasional dan domestik itu sekitar tujuh persen,” ujar Kitty.

    (tis/wiw/tis)


    Add

    as a preferred
    source on Google





    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    admin
    • Website

    Related Posts

    VIDEO: Kemenlu: Tak Ada Korban Jiwa dalam Kecelakaan Bus Jemaah Haji

    April 30, 2026

    Kesal Dikritik Perangi Iran, Trump Mau Kurangi Tentara AS di Jerman

    April 30, 2026

    Polisi Ungkap Penyebab Kebakaran Apartemen Mediterania Jakbar

    April 30, 2026

    Link Live Streaming Bhayangkara vs Persib di Super League

    April 30, 2026

    Apa Sanksi Kalau Tidak Lapor SPT Tahunan Pajak?

    April 30, 2026

    2 Eks Anak Buah Nadiem Divonis 4 dan 4,5 Tahun Bui di Kasus Chromebook

    April 30, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Don't Miss

    VIDEO: Kemenlu: Tak Ada Korban Jiwa dalam Kecelakaan Bus Jemaah Haji

    By adminApril 30, 2026

    Kementerian Luar Negeri memastikan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan bus yang menimpa jemaah haji…

    Kesal Dikritik Perangi Iran, Trump Mau Kurangi Tentara AS di Jerman

    April 30, 2026

    Polisi Ungkap Penyebab Kebakaran Apartemen Mediterania Jakbar

    April 30, 2026

    Link Live Streaming Bhayangkara vs Persib di Super League

    April 30, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    VIDEO: Kemenlu: Tak Ada Korban Jiwa dalam Kecelakaan Bus Jemaah Haji

    April 30, 2026

    Kesal Dikritik Perangi Iran, Trump Mau Kurangi Tentara AS di Jerman

    April 30, 2026

    Polisi Ungkap Penyebab Kebakaran Apartemen Mediterania Jakbar

    April 30, 2026

    Link Live Streaming Bhayangkara vs Persib di Super League

    April 30, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    About Us
    About Us

    Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

    We're accepting new partnerships right now.

    Email Us: info@example.com
    Contact: +1-320-0123-451

    Our Picks

    The Essential Back-to-Work Style Guide for Women

    January 14, 2020

    How to Find the Best Pet Insurance for Your Dog

    January 14, 2020

    11 Japandi Style Home Decor Finds From Amazon

    January 14, 2020
    New Comments
      Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
      • News
      • Politik
      • LHKPN
      • Ekonomi
      • Timeless
      © 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.